Bakso Mandiri Go Franchise
Tanggal 13-februari menjadi salah satu hari yang berkesan buat kami dari tim manajemen Warung Bakso Mandiri karena kami mendapat kehormatan dari pak Isdiyanto selaku owner majalah Wirausaha & Keuangan (WK) untuk bisa berpartisipasi di acara seminar wirausaha beliau.
Kesempatan seperti ini tidak kita sia-siakan karena mereka yang datang ke acara seperti ini adalah market potensial, mereka semua adalah orang yang ingin mulai membuka usaha atau mereka yang mencari untuk pengembangan usaha.
Pada hari itu kami dari manajemen Warung Bakso Mandiri turun full team. Mas anggara bersama istri – mbak rizka sengaja pagi-pagi datang dari Bogor sambil membawa booth bakso dan booth dawet untuk ikut memeriahkan undangan dari majalah WK. Kami (saya, rozy, arys) mempersiapkan perlengkapan “perang” seperti brosur, orang, dll.
Sempat kewalahan melayani peserta yang ingin tahu tentang Warung Bakso mandiri
Pada acara ini, kami dari Warung Bakso Mandiri menyediakan tester 1 pentol bakso dan boleh makan sepuasnya. Banyak dari peserta yang tanpa malu-malu minta tambah pentolnya yang buat kami hal ini sangat menggembirakan apalagi ditambah dengan pembelian produk bakso packing seharga Rp. 5.500 yang khusus untuk hari itu kita jual seharga Rp. 5.000/pak.
Setelah mencoba rasa bakso dan kuahnya, para peserta lebih kaget lagi setelah kita kasih tahu bahwa bakso kita ini adalah bakso yang siap makan dan jika ingin buat sendiri di rumah cukup mudah juga caranya, seperti bikin mie instan, cukup diseduh air panas lalu masukkan bumbu ke dalam mangkok dan bakso siap untuk dimakan. Makanya bakso ini kita namakan Warung Bakso Mandiri atau masak sendiri….
pikulan dawet dan gerobak Warung Bakso Mandiri
Pada hari itu kami dari Warung Bakso Mandiri mendapat respon yang bagus dari peserta. Penjualan bakso dalam bentuk pack habis diserbu pembeli dan di tempat itu juga kami mendapatkan pembeli outlet Warung Bakso Mandiri yang kita pasarkan dengan sistim BO (business opportunity) dengan harga spesial, hanya Rp. 6.000.000,- dan mereka sudah siap untuk berbisnis bakso.
Selain Warung Bakso Mandiri, dawet yang kita pasarkan juga mendapatkan respon yang bagus. Cukup dengan Rp. 5.000,- para peserta sudah bisa mendapatkan 1 gelas dawet dengan rasa yang segar.
Selain penjualan di lokasi yang membuahkan hasil menggembirakan, kami bersinergi juga dengan majalah WK sebagai media partner Warung Bakso Mandiri agar penyebaran Warung Bakso Mandiri bisa keseluruh pelosok nusantara dan kami dari tim manajemen mendapatkan konfirmasi langsung dari pak Isdiyanto selaku pemilik majalah WK. Terima kasih majalah WK atas kepercayaan kepada tim kami.
Semoga dengan segala langkah kecil ini, kami bisa lebih bermanfaat buat masyarakat banyak di seluruh pelosok nusantara.
20 porsi BAKSO MANDIRI dalam 3 jam
Hari minggu di perumahan puri gading bekasi untuk ke sekian kalinya saya memberi kesempatan kepada anak SMK IT yang magang untuk berjualan dan untuk hari ini dagangan yang dijual adalah BAKSO dengan nama BAKSO MANDIRI artinya bakso masak sendiri. Konsep ini saya buat karena melihat baksonya memang siap saji, cukup diseduh dengan air panas atau air disepenser lalu ditambahkan bumbu yang sudah tersedia maka bakso siap langsung dimakan.
Saya jualan bakso ini karena memang bakso makanan yang sangat gampang sekali jualannya dan selain itu saya bersama mas rozy “imucu” dan mas arys “law firm” memegang distribusi bakso ini untuk kawasan Bekasi dan Kerawang.
Jam 5.30 pagi kita sudah stand by di lokasi, saat itu cuaca tidak mendukung, gerimis terus dari malam dan baru berhenti setelah menjelang siang. Melihat tipikal pasar kaget ini yang berprinsip siapa cepat dia dapat dan agar dapat lokasi yang bagus maka meja langsung saya turunin dari mobil untu nge-tag tempat.
Jam 6 sudah mulai rame orang datang dan tidak disangka-sangka ada pasangan keluarga yang mampir untuk mencoba 1 porsi bakso dan dilanjutkan dengan beli 50 butir bakso untuk dimasak di rumah.
Melihat tempat saya ramai, lalu berdatangan pengunjung berikutnya yang dilanjut dengan makan bakso dan pulang membawa beberapa butir bakso.
Meskipun cuaca hujan, jualan BAKSO MANDIRI saya masih terbilang ramai. Saya lihat beberapa lapak lain belum ada pembeli.
Setelah itu mulai berdatangan pembeli lainnya. Anak magang yang tadinya malu-malu untuk jualan akhirnya dengan terpaksa bisa lancar dengan sendirinya dan sudah bisa mulai ditinggal. Saya paksain dia untuk jaga dagangan di sela-sela hujan gerimis dan saya sendiri minggir untuk berteduh di pinggir ruko.
Akhirnya dengan terpaksa jualan BAKSO MANDIRI saya tutup pada jam 10 karena dagangan sudah habis dan pembeli mulai berkurang. Setelah saya hitung ternyata tinggal tersisa 6 butir.
Saya mau membuktikan cara dan strategi untuk bisa mulai berwirausaha dengan modal seadanya bisa terwujud. Saya pergunakan semua alat yang ada di rumah tangga seperti kompor, dandang kecil, meja, air galon, dll. Barang yang dibeli hanya bakso, mangkok styrofoam, sendok plastik, gelas plastik, kopi. Bahan pelengkap lainnya seperti udang tepung roti dan bakso ikan dibantu oleh kawan saya mas Oni yang ternyata sangat menunjang penjualan dan berujung dengan sama-sama dapat untung.
Untuk bahan yang dibeli menurut hitungan saya tidak sampai 200.000 karena BAKSO MANDIRI yang saya jual ditawarkan dengan paket mulai harga 100.000 dan sisanya bisa digunakan untuk beli perlengkapan makan.
Ada beberapa pelajaran yang bisa dibagikan disini.
- Pergunakan semua barang yang ada dirumah buat jualan untuk menekan biaya
- Kebersihan dijaga, jangan sampai ada sampah yang terlihat pada saat jualan maupun sesudahnya biar untuk jualan berikutnya kita bisa enak sama penjaga lokasi
- Duit receh, kalkulator harus disiapkan biarpun kita lulusan sekolah SEMPOA karena pasti akan pusing antara mikirin kembalian dan melayani pembeli
- Pasang standing banner sebagai sarana promosi biar orang lain bisa melihat dari kejauhan
- Datang pagi-pagi biar bisa baca lokasi.
- Bikin ide yang aneh biar orang lain melihat dan mampir. Di setiap lapak saya selalu saya tulis gratis minum dan boleh dibawa pulang. Suatu ketika pernah juga saya tulis gratis buah rambutan makan sepuasnya
- Yang paling penting lagi, sebelum jualan, kasihkan beberapa porsi jualan kita kepada orang yang paling “bawah” hidupnya di lingkungan sekitar, istilahnya bayar DP dan ngerayu kepada yang Maha Pemberi Rejeki
- Yang lainnya tinggal dijalanin aja, dipikirin sembari jalan dan sambil ngambilin duit
Sampai jumpa di cerita lapak atau gerobak atau kios atau gerobak sepeda BAKSO MANDIRI berikutnya.
JANGAN LUPA, DICARI JUGA DIREKTUR AGEN YANG MAU MENGANGKAT DIREKTUR-DIREKTUR LAINNYA…..
Salam sukses dunia akherat,
Rawi
(Lapaker BAKSO MANDIRI)
Cara Mudah Buka Usaha Kuliner
Usaha kuliner merupakan salah satu usaha tahan krisis dan menjajikan keuntungan yang menggiurkan. Usaha kuliner juga merupakan usaha sepanjang masa dan tidak kenal mati, karena setiap orang sepanjang hidupnya membutuhkan makanan, baik makanan yang mengenyangkan maupun sekedar untuk camilan ataupun selingan.
Sama halnya dengan jenis bisnis lainnya, bisnis kuliner juga butuh proses yang panjang untuk eksis dan menjadi pilihan pelanggan. Bisnis kuliner bergantung pada rasa dan kepercayaan, oleh sebab itu tak ada ukuran seberapa besar kita harus memulai bisnis ini.
Tidak semua pengusaha kuliner memulai bisnisnya langsung menjadi besar. Sebagian besar justru mengawalinya dari order kecil-kecilan. Karena membuka usaha kuliner yang besar perlu modal besar juga. Untuk memulai usaha kuliner kecil2an dan berniat membesarkannya, anda boleh mencoba beberapa tips berikut ini :
Salah satu yang harus kita pertimbangkan dalam memulai usaha kuliner dan usaha secara umum adalah permodalan. Urusan permodalan sebenarnya juga tidak terlalu berat. Cari usaha kuliner yang modal awalnya relative terjangkau oleh kantong kita, sehingga usaha kuliner yang kita idamkan dapat langsung dimulai. Buat daftar dari usaha-saha kuliner yang ditawarkan dari yang termahal sampai dengan yang termurah, coret yang tidak bisa dijangkau, sisakan 3 daftar modal terendah dan jadikan itu sebagai target jangka pendek anda.
Hal kedua yang harus kita perhatikan adalah jenis makanan yang akan kita jual. Kita tidak perlu muluk-muluk atau terlalu idealis dalan menetukan jenis makanan. Mulai saja dari jenis makanan yang luas pangsa pasarnya dan yang disukai oleh orang sekitar tempat usaha kita, serta selalu dicari oleh masyarakat.
Hal lain yang juga harus kita perhatikan adalah pasokan bahan baku makanan yang menjadi usaha kuliner kita. Pastikan pasokan bahan baku selalu tersedia dalam jumlah yang mencukupi omset usaha kuliner kita. Cari juga pemasok yang memberikan kemudahan, misalnya pemasok juga harus menyediakan juga bumbu untuk usaha kuliner kita.
Salah satu usaha kuliner yang sangat mudah dalam memulainya adalah membuka warung bakso. Mengapa harus bakso?? Karena bakso merupakan salah satu makanan yang paling digemari oleh masyarakat dari kalangan manapun, sehingga pangsa pasarnya sangat luas dan mempunyai peluang sangat bagus untuk berkembang.
Berdasarkan hal tersebut, kami dari Warung Bakso Mandiri menawarkan kemitraan kepada anda semua yang tertarik untuk membuka usaha kuliner, khususnya warung bakso maupun usaha kuliner lain yang mempunyai bahan baku dari bakso. Kami siap menyediakan dan mensuplay kebutuhan bakso siap saji yang sudah dilengkapi dengan bumbu, sehingga anda tidak perlu repot-repot untuk memproduksi bakso sendiri ataupun meracik bumbu sendiri bagi usaha bakso anda.
Produk kami berupa bakso plus bumbu siap saji. Dibuat secara rumahan dari daging sapi asli dan tanpa pengawet serta dengan proses yang hegienis, sehingga tercipta bakso yang halal dan sehat. Kami melayani kebutuhan bakso untuk keperluan catering maupun warung-warung bakso dan warung makan lainya yang membutuhkan bakso. Kami juga menyediakan bakso dalam kemasan kecil berisi 4 butir plus bumbu yang siap saji, yang kami jual melalui agen dan reseller kami. Dengan harga yang terjangkau dan butir bakso yang lebih besar, bakso kami merupakan bakso premium dengan harga rumahan.
Anda tertarik bermitra dengan kami sebagai agen atau reseller, silahkan hubungi kami